Sabtu, 16 Oktober 2010

Swiss complete world's longest rail tunnel




(CNN) - The terowongan kereta api terpanjang di dunia telah selesai pada hari Jumat di Swiss ketika dua terakhir meter batuan dibor melalui.Setelah 14 tahun pembangunan 57 km (34 mil) dari Gotthard Base Tunnel di Pegunungan Alpen Swiss akhirnya selesai ketika mesin bor raksasa dijuluki memotong Sissi melalui potongan terakhir batu dapat terhubung kedua ujungnya.


Setelah terobosan terakhir, 50 penambang membawa bendera mewakili daerah Swiss terlibat dalam pembangunan berjalan melalui lubang, Rahel Probst dari AlpTransit Gotthard, mengatakan kepada CNN."Semuanya berjalan sangat baik, mesin bor pergi melalui batu dan terowongan itu sana, "kata Probst.




Terowongan hanya lebih dari 3 km lebih panjang daripada terowongan rel Seikan di Jepang, yang pada 53,9 km sebelumnya menjadi terowongan kereta api terpanjang di dunia.Penyempurnaan Gotthard Base Tunnel akan memotong waktu perjalanan antara Zurich dan Milan di Italia oleh 60 menit ke-dan-setengah jam dua dan memberikan dan lebih ekonomis rute mudah bagi kereta barang berat.Terowongan itu - yang sebenarnya terdiri dari dua jalur terowongan tunggal - 10600000000 $ (£ 6600000000). BiayaSejak persiapan pertama untuk terowongan itu diletakkan pada tahun 1996, lebih dari 2.500 buruh telah mengambil bagian dalam membangun sesuai dengan AlpTransit Gotthard, perusahaan membangun terowongan. Hal ini karena akan mulai beroperasi pada akhir 2017.


lalu lintas barang di wilayah Alpine seluruh akan tumbuh sebanyak 75 persen pada tahun 2010, menurut sebuah studi oleh Komisi Uni Eropa.Dan menurut AlpTransit Gotthard, rute datar dari link rel "akan mengizinkan cepat, transportasi barang ekonomis.""Hanya dengan memperbaiki infrastruktur kereta api yang dapat Swiss memenuhi meningkatnya permintaan untuk transportasi barang dan meningkatnya kebutuhan pelanggan," menurut pernyataan Gotthard AlpTransit.

Banyak Presiden yang "Malu"

Add caption
KOMPAS - ”Sorry saya baru kembali dari Praha semalam & baru buka bbm. Kita semua salut pada semangat pemerintah dan rakyat Chile yang berjuang keras menyelamatkan para penambang. Kemauan & sikap tidak menyerah dikombinasi dengan teknologi akhirnya bisa mengatasi masalah besar dan menghindari tragedi yang besar. Salam. Dewi”

Demikian pesan asli tanpa diedit dari pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Dewi Fortuna Anwar, Jumat (15/10/2010), mengomentari kisah penyelamatan 33 petambang Cile.
Prof Dr Adler H Manurung, pengamat pasar uang, juga tak ketinggalan. ”Bagus sekali karena memberikan atau mendorong serta memotivasi kita untuk menghargai rakyat, tidak seperti kasus lumpur yang tak pernah beres itu.”

Pujian pun datang dari Presiden AS Barack Obama. ”Upaya penyelamatan itu tidak saja merupakan hasil dari determinasi para petugas penyelamat dan Pemerintah Cile, tetapi juga mengukuhkan kesatuan dan cara penyelesaian yang ditunjukkan rakyat Cile yang memberi inspirasi kepada dunia.”

Cile dan Presiden Sebastian Pinera (60), yang sudah kaya sebelum menjadi presiden pada Maret tahun ini, adalah otak di balik semua ini. Pinera menang dalam pemilu menuju kursi presiden, juga meniru Obama dalam tema kampanye, yaitu perubahan negara, serta berikrar membawa negaranya menuju era baru dengan persatuan dan keutuhan bangsa.

Mengagumkan, janjinya tak dia campakkan begitu dia duduk di singgasana kepresidenan. Ketika teknisi dan pejabat Cile ragu akan sukses penyelamatan, dia mengatakan, ”Kami akan melakukan penyelamatan sejauh yang bisa dilakukan manusia.”

Reputasi Cile soal efisiensi kini semakin harum dengan operasi penyelamatan yang secara teknis sulit serta menelan biaya sekitar Rp 210 miliar.

Pinera, raja bisnis kartu kredit dan mantan pemilik maskapai penerbangan Lan Chile, memang unik. Dia adalah presiden pertama dari kubu konservatif dalam 20 tahun terakhir. ”Kita kini lebih terhormat.... Negara kecil ini semakin dikenal di dunia. Terima kasih,” kata Pinera, presiden negara berpenduduk 17 juta jiwa dan kaya akan tambang itu.

Popularitas Pinera pun melejit. Hal itu membuatnya mudah meloloskan sebuah undang-undang baru untuk menaikkan royalti hasil pertambangan yang akan dipakai untuk meningkatkan prosedur keselamatan bisnis pertambangan.

Tidak sedikit yang menilainya sebagai seorang oportunis, terutama dari kubu lawan politiknya. Namun, dia adalah presiden yang menyelamatkan 33 orang dari potensi besar kematian.

”Popularitas seperti ini mungkin akan berumur pendek,” kata Carolina Segovia, seorang pakar jajak pendapat dari lembaga think-tank berbasis di Santiago, Centro de Estudios Publicos.

”Tugas utama menantinya, yakni mendorong kebangkitan ekonomi dan memerangi kriminalitas,” kata Segovia.

Cile adalah negara yang tergolong paling maju di jajaran negara berkembang. Namun, rasa puas memang tidak pernah tercapai.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa penyelamatan itu seharusnya memiliki sisi positif terhadap Pinera. ”Langkah penyelamatan menunjukkan keseriusan luar biasa dalam konteks kesabaran, perencanaan, dan sumber daya yang menggarisbawahi potensi Cile sebagai sebuah anggota negara maju,” kata Walter Molano, Kepala Riset di BCP Securities, Greenwich, Connecticut, AS.

”Hal ini memiliki dampak yang panjang soal persepsi dunia mengenai Cile.”

Sindiran


Kantor berita Reuters juga cukup nakal karena membandingkan Pinera dengan mantan Presiden AS George W Bush yang gagal total membangun New Orleans saat diterjang topan Katrina pada 2005.

Presiden AS, yang suka berpidato dengan berapi-api ini, dipermalukan dengan korban-korban Katrina, yang pada umumnya kulit hitam, sementara warga kulit putih menginap nyaman di hotel-hotel.

Pinera bahkan mempermalukan idolanya sendiri, Obama, yang tercemar akibat ceceran minyak di Teluk Mesiko akibat bocornya ladang minyak BP (dulu British Petroleum).

Ah, jangan bandingkan Pinera dengan Presiden Pakistan Asif Ali Zardari yang memutuskan tetap mempertahankan jadwal kunjungan ke Perancis dan Inggris saat jutaan warganya menjadi korban banjir terbesar sepanjang sejarah negara itu.

Rabu, 13 Oktober 2010

Organisasi Guru RI-Malaysia Bekerja Sama

JAKARTA, KOMPAS — Organisasi guru Indonesia dan Malaysia mendeklarasikan kerja sama untuk memberikan sumbangan yang bermakna bagi pengembangan profesi guru, kemajuan pendidikan, dan masyarakat kedua negara. Kesepakatan kerja sama itu ditandatangai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia Sulistiyo dan Presiden Persatuan Pendidikan Malaysia Dato Ibrahim Bin Ahmad Bajunid di Jakarta, Rabu (13/10/2010).


Sulistiyo mengatakan, kerja sama itu dilandasi adanya ikatan kesejarahan, profesi, dan silaturahim yang kuat antara Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Persatuan Pendidikan Malaysia (Perpema) dalam mempertahankan dan membangun guru yang profesional, sejahtera, terlindungi, dan bermartabat. Lewat kerja sama ini, penguatan profesionalisme guru bisa ditingkatkan lewat pelatihan, penelitian, dan lain-lain.
Ibrahim mengatakan, dalam pendidikan, negara-negara seperti Indonesia dan Malaysia sering kali merujuk pada teori-teori pendidikan di negara Barat. Oleh karena itu, kedua negara harus bisa mengembangkan dunia pendidikan yang tidak kalah dengan negara maju.
"Pendidikan itu netral, tidak ada kaitan dengan naik-turunnya hubungan politik saat ini. Kerja sama lewat pendidikan ini justru bisa jadi sarana untuk mencapai perdamaian," kata Deputi Sekretaris Jenderal Perpema Ramanathan Perianan.
Program yang akan segera dilaksanakan antara lain kerja sama riset bidang pendidikan, latihan kepemimpinan, serta membuat situs dan makalah bersama.

Selasa, 12 Oktober 2010

Alamak, 7 Persen Bayi Lahir Langsung Punya Email

JAKARTA, KOMPAS - Di zaman serba internet saat ini, eksistensi di dunia maya sudah seperti kewajiban. Sebagian orang langsung online begitu lahir bahkan ada yang sebelum lahir alias masih di kandungan.
Fenomena tersebut menarik perhatian AVG, salah satu produsen antivirus terkemuka, sehingga mencoba mengungkapnya melalui survei di sejumlah negara. Dalam survei ini, ibu-ibu yang punya anak di bawah usia 2 tahun ditanyai sejak kapan mengunggah foto anaknya ke internet.
Hasilnya, rata-rata foto bayi diunggah saat berusia enam bulan. Layanan yang paling banyak dipakai sekitar 70 persen adalah jejaring sosial seperti Facebook. Saat masing-masing berusia 2 tahun, 81 persennya telah memiliki dokumentasi lengkap yang diistilahkan CEO AVG JR Smith sebagai "jejak digital".

Survei tersebut juga mengungkap fakta bahwa 33 persen foto anak-anak diunggah sejak ia lahir. Bahkan, 23 persen orangtua mengunggah foto scan atau pemindaian lewat USG saat anak masih dalam kandungan.
Yang paling mengejutkan adalah soal kepemilikan email. Meski bayi belum tahu bagaimana menggunakannya, 7 persen di antaranya sudah dibuatkan email oleh orangtuanya.

Kementerian Perindustrian Adakan Kompetisi Open Source

BANDUNG, KOMPAS- Direktorat Jenderal Industri Alat Transportasi dan Telematika Kementerian Perindustrian mengadakan kompetisi open source tingkat nasional. Kegiatan Open Source Software Competition and Festival (Ossfest) 2010 itu diadakan kedua kali sejak tahun 2009.
Ketua Panitia Ossfest 2010, Ferie Budiansyah di Bandung, Senin (11/10/2010), mengatakan, fokus festival dan kompetisi tahun ini yaitu pembuatan aplikasi mobile berbasis platform Android. K ategori tersebut ditetapkan karena popularitas Android terus tumbuh.
Selain itu, platform Android semakin menjamur di Indonesia. Puncak acara akan diselengg arakan di Bandung pada 25 November 2010. Sosialisasi dilakukan di beberapa kampus di kota-kota besar seperti Bandung, Medan, Makassar, Pontianak, dan Samarinda.

Selanjutnya, juri akan menentukan tiga pemenang. Panitia menargetkan bisa menghasilkan 300 karya dari lomba itu. Target peserta yakni kalangan komunitas Android, pel ajar atau mahasiswa, serta pegawai perusahaan dan industri.

Paling 'Demen' Bolos dan Main PS

TEMANGGUNG, KOMPAS — Selama Januari hingga awal Oktober ini, sebanyak 80 pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Temanggung terjaring razia karena membolos dan berada di luar sekolah saat jam belajar sekolah. Mereka banyak ditemukan di tempat umum, seperti alun-alun, warnet, dan tempat permainan PlayStation (PS).
Demikian dituturkan oleh Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Temanggung, Budi Utomo, Selasa (12/10/2010).

Jumlah ini, menurut dia, hampir mendekati jumlah anak yang terjaring razia selama tahun 2009, yang mencapai 158 siswa.
Dalam setiap razia tersebut, anak-anak yang tertangkap dilaporkan ke pihak sekolah, dan masing-masing dari mereka diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. 

Senin, 11 Oktober 2010

Warga Sekitar Gunung Merapi Mulai Siaga

MAGELANG, KOMPAS.com - Menyikapi peningkatan status Gunung Merapi dari normal menjadi waspada, warga sekitar Gunung Merapi mulai siaga, melakukan berbagai upaya mengantisipasi bencana letusan.
Mereka mulai meningkatkan pemantauan terhadap kondisi gunung, dan menggiatkan kembali kegiatan ronda.
Kadar, Kepala Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, Magelang, mengatakan, sejak Gunung Merapi berstatus waspada, pihaknya kembali mengaktifkan kembali kegiatan ronda dan siskamling, yang sebelumnya sempat berhenti dilaksanakan.

"Sembari berkeliling desa, petugas ronda juga memantau kondisi gunung dan lingkungan sekitar," ujarnya, Senin (11/10/2010).
Hal serupa juga dilakukan di Desa Mangunsuko di kecamatan yang sama. Sekretaris Desa Mangunsuko, Windarto mengatakan, sejauh ini, pihak desa sudah mensosialisasikan tentang bahaya letusan Merapi dan menginstruksikan masing-masing dusun untuk memantau kondisi gunung secara intensif.
"Biasanya, kami memantau gunung dengan melihat dari atas gardu khusus setinggi tiga meter yang ada di masing-masing dusun," ujarnya. Ada lima dusun di Desa Mangunsuko.