Kamis, 05 Mei 2011

Ada Perang UFO di Langit San Diego ?




Selasa, 03 Mei 2011

Pendiri Wikileaks: Facebook Mesin Mata-mata Mengerikan

LONDON, KOMPAS — Julian Assange yang dikenal sebagai pendiri Wikileaks kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial. Kali ini ia menuding Facebook sebagai alat mata-mata yang mengerikan. Kenapa? Menurutnya, Facebook dan layanan online lainnya, seperti Yahoo dan Google, kini menjadi mesin intelijen Amerika Serikat untuk memata-matai orang.
"Saat ini, kita memiliki database orang paling komprehensif—hubungan kekeluargaan, namanya, alamatnya, lokasinya, dan komunikasi di antara mereka, di antara keluarga—yang semua berada di Amerika Serikat (AS), semua dapat diakses intelijen AS," ujar Assange dalam wawancara yang dilansir Russia Report, Selasa (2/5/2011).
Ia menambahkan, bukan intelijen yang diam-diam memanfaatkan layanan tersebut untuk memata-matai seseorang. Penyedia layanan jelas-jelas memberikan akses khusus agar intelijen AS bisa mengintai kapan saja. Jadi, menurutnya, orang yang menggunakan Facebook sama saja membantu intelijen AS memperoleh data.
"Setiap orang harus paham bahwa jika mereka menambah teman di Facebook, mereka membuka jalan kepada lembaga intelijen AS membuat database," ujarnya. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut bagaimana informasi tersebut bisa sampai ke intelijen AS.

Jumat, 22 April 2011

Densus 88 Ringkus Juru Kamera Global TV

JAKARTA, KOMPAS - Detasemen Khusus 88 Mabes Polri pada Jumat (22/4/2011) meringkus orang ke-20 yang diduga terlibat teroris bom buku di berbagai tempat dan bom di dekat Gereja Christ Cathedral Serpong, Tangerang.
Lelaki yang diringkus itu berinisial IF, dan disebutkan sebagai juru kamera di studio Global TV. Hingga kini, pihak Global TV belum bisa memastikan karyawannya ikut ditangkap Densus Antiteror 88 ini.
Pihak Global TV segera memastikan kabar tersebut dengan mengkonfirmasi pihak Mabes Polri. Direktur Pemberitaan Global TV, Arya Mahendra Sinulingga, mengaku telah menghubungi polisi untuk memastikan kebenaran kabar yang didapat pihak redaksi Global TV, Jmat sore.

"Dari nama cocok. Selain itu, kami sudah cek ke keluarganya dan mereka tidak tahu keberadaan yang bersangkutan. Hari ini dia juga tidak bekerja," ujar Arya Mahendra Sinulinggi di Jakarta, Jumat (22/4/2011) malam.
Arya menegaskan lagi, "Secara nama memang cocok. Tapi kami akan cek secara fisik. Malam ini juga kami akan ke Mabes untuk melihat langsung yang bersangkutan."
Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Umum Penerangan Mabes Polri, Komisaris Besar Boy Rafli Amar tidak menjawab pesan singkat dari Tribunnews.com. Namun, Arya mengaku sudah mendapat jawaban dari Boy Rafli. "Iya, Pak Boy membenarkannya," ungkap Arya.

Senin, 18 April 2011

Samantha – Bibir (2011) Full Album


band yang personilnya cewek dan mengusung musing pop rock ini mengeluarkan albumnya yang pertama dengan Title Bibir. Album ini juga mngusung single hits yang sering diputar di tV dengan judul yang sama Bibir.
Track List Samantha:

Track List:

01 Bibir
02 Mungkin
03 Tertukar Nafsu
04 Sesal
05 Selingkuh Saja
06 Palsu
07 Takkan Kembali
08 Tanda Manis
09 Aku suka Padamu
10 Mendua
11 Selamat Ulang Tahun

Download Album Samantha - Bibir

Anang & Ashanty – Jodohku (2011) Full Album



















Anang dan pasangan duet anyarnya Ashanty langsung mengeluarkan album baru.
Track List:
01 Menentukan Hati
02 Rindu Ini
03 Jodohku
04 Bidadari Pujaan
05 Cinta Ini Merubahku
06 Makin Aku Cinta
07 Kekuatan Hat
08 Sumpah Mati
09 Berartinya Dirimu

Download Anang Ashanty Jodohku

Galeri Kerinci Resmi Berdiri di Malaysia

KUALA LUMPUR, KOMPAS--Galeri sejarah Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, yang didirikan di Sekolah Menengah Kebangsaan Sri Pantai, Kampung Kerinci, Kuala Lumpur, Malaysia, diresmikan, Senin.
Peresmian ruang galeri tersebut dilakukan oleh Ketua Museum Negara Malaysia Abdul latiff Bin Abu Bakar, disaksikan Bupati Kerinci Murasman, perwakilan KBRI Kuala Lumpur serta sejumlah muspida Jambi dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
Abdul Latiff mengatakan, pembangunan galeri sejarah Kerinci ini adalah bagian dari upaya untuk mengenang orang-orang Indonesia dalam pembangunan Malaysia.
"Banyak orang asal Kerinci, Jambi, yang datang ke Malaysia dan  banyak berjasa bagi Malaysia terutama pada saat melakukan perundingan dengan pihak Inggris pada masa lampau," ungkapnya.

Ia berharap galeri ini tidak disalahartikan bahwa Malaysia ingin mencuri barang-barang cagar budaya Indonesia.
"Tidak benar kalau kami ingin mencuri, tapi kami ingin mengeratkan tali silahturahmi rakyat dua negara serumpun termasuk mengenang jasa orang Indonesia di negeri ini," katanya.
Sementara itu, Bupati Kerinci Murasman memastikan barang yang dipamerkan di galeri Kerinci yang disiapkan Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Sri Pantai, Kampung Kerinci, Kuala Lumpur, Malaysia, tidak ada yang berasal dari benda cagar budaya. "Jadi tidak benar kalau benda cagar budaya tersebut dibawa ke Galeri Kerinci," katanya.
Murasman mengatakan produk yang dipamerkan itu adalah barang-barang yang juga dengan mudah diperoleh di pasar karena memang diproduksi oleh sejumlah perajin di Jambi.
Dicontohkan, parang panjang dan pendek yang akan dipamerkan di galeri tersebut adalah barang yang dibeli di pasar, dan diproduksi dari Kabupaten Pendung Kota yang juga memproduksi alat-alat pertanian lain seperti cangkul.
Selain itu, lanjut dia, terdapat juga sejumlah foto objek wisata seperti Panorama Gunung Kerinci, kebun teh Kayu Aro, wisata air panas Kerinci dan sejumlah aneka produk makanan tradisional, barang kerajinan tangan, kayu surian yang merupakan khas dari Kerinci.
"Jadi keberadaan produk tersebut dapat mengingatkan para penduduk  yang kini menetap di Kuala Lumpur tentang tempat para tetua mereka berasal," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Pensosbud KBRI Kuala Lumpur Suryana Sastradiredja mengatakan, Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Sri Pantai, Kampung Kerinci, Kuala Lumpur, Malaysia, menyediakan ruang pamer aneka produk hasil kerajinan Kabupaten Kerinci, Jambi, sebagai memori bagi orang asal Kerinci yang sudah beranak pinak di Malaysia.
"Pihak SMK memberikan ruang seluas 6 x 10 meter untuk digunakan sebagai ruang pamer aneka produk dan foto-foto objek wisata di Kabupaten Kerinci, Jambi," katanya.


Senin, 11 April 2011

Museum Kerinci Dibangun di Malaysia

JAMBI, KOMPAS--Museum Kerinci yang dibangun di Kuala Lumpur dengan bantuan dana dari Pemerintah Malaysia akan diresmikan Bupati Kerinci Murasman, pekan depan. Dikhawatirkan, benda-benda bersejarah yang ada di Kabupaten Kerinci akan dibawa ke negeri jiran tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Arlis, Senin (11/4), mengatakan, Museum Kerinci dibangun di dalam kompleks Sekolah Kebangsaan di Kuala Lumpur. Pemerintah Kabupaten Kerinci telah mengirimkan sejumlah benda peninggalan budaya dan sejarah Kerinci untuk dipamerkan, seperti alat musik gong ketuk, rebana sikek, sandu (sejenis seruling), dan gendang kerinci dari kayu surian.

Selain itu, juga beragam jenis alat pertanian, seperti tangkai beliung untuk menebang kayu, luka belut (alat menangkap belut di sungai) dari bambu, dan jangki dari rotan (untuk menyimpan benda bawaan). Pemerintah Kabupaten Kerinci juga menyiapkan sejumlah naskah beraksara kuno serta berbagai jenis pakaian adat.
”Barang asli tetap disimpan di Kabupaten Kerinci, sedangkan di museum tersebut nantinya hanya duplikatnya,” kata Arlis.
Menurut Arlis, dalam peresmian pembukaan Museum Kerinci pekan depan akan ditampilkan sejumlah tarian asli Kabupaten Kerinci, seperti tari Ranggut, tari Pengobatan, dan Ngaji Adat. Museum akan diresmikan Bupati Kerinci Murasman dan disaksikan sejumlah pejabat Pemerintah Malaysia, termasuk Menteri Kebudayaan Malaysia.
Arlis menambahkan, keberadaan Museum Kerinci akan mempererat hubungan antara Kabupaten Kerinci dan Malaysia. Selama ini banyak warga Kerinci yang telah menjadi warga negara Malaysia rindu menyaksikan budaya khas Kerinci. ”Ada kedekatan budaya antara Kerinci dan Malaysia,” tuturnya.
Disesalkan
Ketua Harian Dewan Kesenian Jambi Naswan Iskandar menyayangkan tindakan Pemkab Kerinci yang sangat antusias menyiapkan Museum Kerinci di Malaysia. Padahal, hingga saat ini Kerinci belum memiliki museum di daerahnya sendiri.
”Itu namanya pemkab ceroboh. Kenapa tidak membangun museum sendiri, malah membantu pembangunannya di Malaysia?” kata Naswan.
Ia menduga keberadaan Museum Kerinci di Kuala Lumpur akan diikuti dengan diboyongnya benda-benda pusaka milik Kerinci. Ia juga mengkhawatirkan bakal adanya klaim budaya Kerinci oleh Malaysia.
Padahal, Kerinci selama ini dikenal memiliki budaya tertua di Jambi, serta memiliki kekayaan peninggalan bersejarah yang cukup lengkap. Salah satu peninggalan tersebut adalah naskah Melayu tertua berupa Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah yang membuktikan bahwa peradaban setempat telah memiliki aksara dan sistem hukum sendiri setidaknya mulai abad XIV.
Selain itu, Kerinci juga memiliki bentuk budaya lainnya, seperti seni Tale (bersenandung) dan tradisi Kunoun (tutur). Ada juga pertunjukan seni budaya megalitik sastra mantra, pantun, seloko, penno, dan tambo.