Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Juni 2012

Edward Leedskalnin dan Rahasia Coral Castle

Edward Leedskalnin dan Rahasia Coral Castle - "Saya telah menemukan rahasia-rahasia piramida dan bagaimana cara orang Mesir purba, Peru, Yucatan dan Asia mengangkat batu yang beratnya berton-ton hanya dengan peralatan yang primitif."

Kalimat terkenal di atas diucapkan oleh Edward Leedskalnin, seorang misterius yang membangun monumen yang juga sama misteriusnya, Coral Castle.


Ia lahir di Latvia, sebuah negara kecil di Eropa. Suatu hari ketika usianya 25 tahun, ia dikejutkan oleh keputusan tunangannya, Agnes, yang berusia 16 tahun yang memutuskan untuk membatalkan pernikahan mereka hanya satu hari menjelang hari pernikahan akan dilangsungkan.

Edward yang patah hati lalu meninggalkan Latvia dan menetap di Amerika. Setelah itu, ia menghabiskan sekitar 30 tahun berikutnya untuk membangun Coral Castle yang termashyur.


Coral Castle sendiri adalah sebuah struktur bebatuan yang terletak di Homestead, Florida. Struktur ini terdiri dari batu-batu megalitik yang masing-masing memiliki berat beberapa ton. Kebanyakan batu yang digunakan adalah jenis batu oolite yang mengandung fosil cangkang dan coral.


Pada awalnya, Coral castle dibangun di sebuah kota kecil bernama Florida City. Namun pada tahun 1936, lokasi Coral Castle dipindahkan ke Homestead dimana bangunan itu kemudian memperoleh kemashyurannya. Butuh waktu selama tiga tahun untuk memindahkan semua bebatuan yang ada di tempat itu ke rumah barunya.


Di Homestead, Edward melanjutkan pekerjaannya membangun Coral Castle hingga kematiannya di tahun 1951.


Coral Castle yang dibangun oleh Edward sejak lama dianggap sebagai salah satu struktur bebatuan paling menakjubkan yang pernah dibangun pada abad ke-20. Bahkan sebagian orang menyamakannya dengan
Stonehenge. Apa yang membuat orang takjub adalah kenyataan bahwa Edward membangunnya sendirian.


Coral Castle memiliki luas sekitar 4 hektar dan terdiri dari 1.000 ton bebatuan yang bersama-sama membentuk dinding, ukiran, perabot dan menara kastil. Hebatnya, batu-batu besar ini disatukan tidak dengan menggunakan sarana perekat apapun. Mereka hanya ditumpuk dengan memanfaatkan beratnya untuk menjaganya tetap menyatu. Dan sama seperti piramida, tumpukan bebatuan ini begitu rapat dan sempurna sehingga celah antara dua batu tidak dapat ditembus oleh cahaya.


Kehebatan yang lain dari pekerjaan tangan Edward adalah sejumlah batu-batu vertikal yang masing-masing memiliki tinggi 2,4 meter dan membentuk perimeter di dalam kompleks Coral Castle. Masing-masing batu vertikal ini dipotong dengan presisi yang luar biasa sehingga masing-masing batu memiliki tinggi yang sama persis. Bukan itu saja, ketika badai Andrew berkategori 5 (paling mematikan) menyerang dan memporakporandakan Florida, tidak ada satupun batu itu yang bergeser dari posisinya.

Di dalam area Coral castle juga ada menara dua lantai yang masing-masing terdiri dari batu-batu setinggi 2,4 meter yang disusun menjadi menjadi tempat tinggal Edward. Total berat menara ini adalah 243 ton.


Menara ini dihiasi dengan teleskop buatan, obelisk, air mancur, kolam, perabot dan patung-patung objek-objek astronomi. Perabot yang ada di dalamnya termasuk meja berbentuk hati, 25 kursi goyang, kursi yang berbentuk bulan sabit, bathtube, tempat tidur dan sebuah singgasana kerajaan.


Selain menara tersebut, ada satu karya yang menunjukkan kehebatan Edward, yaitu sebuah pintu gerbang batu seberat 8,2 ton. Gerbang itu dibuat dengan keseimbangan yang sedemikian sempurnanya sehingga seorang anak kecil bisa membuka gerbang itu hanya dengan mendorongnya dengan ujung jari. Misteri gerbang ini telah membingungkan banyak orang hingga suatu hari gerbang itu tiba-tiba berhenti bekerja pada tahun 1986.


Sekelompok insinyur lalu dipanggil untuk memperbaikinya. Dibutuhkan 6 pria dan derek seberat 50 ton untuk memindahkan dan memperbaikinya. Yang mereka temukan mengenai gerbang ini sungguh menakjubkan. Mereka menemukan batu gerbang tersebut memiliki lubang yang sempurna dan Edward ternyata telah menyeimbangkannya hanya dengan menggunakan batang besi dan bearing truk.

Dari sini diketahui bahwa Edward membuat lubang berdiameter 8 kaki di sisi batu bagian atas menembus sisi bawah batu. Lalu ia memasukkan batangan besi ke dalam lubang itu dan menyangga bagian bawah gerbang dengan bearing truk. Yang luar biasa adalah, ia membuat lubang tersebut hanya dengan menggunakan peralatan tangan. Menurut para ahli, pada masa ini, untuk membuat lubang dengan kesempurnaan seperti itu, dibutuhkan peralatan dengan teknologi laser.


Pada tahun 2005, gerbang itu kembali mengalami kerusakan dan diperbaiki. Namun perbaikan yang dilakukan tidak bisa membuat gerbang itu berotasi sebaik dan selancar awalnya.


Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, apa yang paling menakjubkan dari Coral castle adalah kenyataan bahwa semua struktur di tempat itu dibangun oleh satu orang hanya dengan menggunakan teknologi dan peralatan seadanya.


Bayangkan, masing-masing batu di dalam Coral Castle memiliki berat rata-rata 14 ton. Batu terbesar memiliki berat 27 ton dan batu tertinggi adalah dua monolitik yang memiliki tinggi 7,6 meter masing-masingnya.


Bagaimana caranya Edward membuat dan mengangkat bebatuan berat itu sendirian ?


Ada yang mengatakan bahwa ia mungkin telah berhasil menemukan rahasia para arsitek masa purba yang membangun monumen seperti
piramida dan Stonehenge. Yang lain mengatakan mungkin Edward menggunakan semacam peralatan anti gravitasi untuk membangun Coral Castle.

Pernyataan Edward yang mengatakan bahwa ia telah menemukan rahasia
piramida telah membuat rahasia Coral Castle menjadi semakin misterius. Karena Edward sendiri adalah seorang yang misterius, banyak yang menafsirkan pernyataan ini dalam kerangka esoterik atau mistik.

David Hatcher Childress, penulis buku
Anty Gravity and The World Grid, memiliki teori yang menarik. Menurutnya wilayah Florida Selatan yang menjadi lokasi Coral Castle memiliki diamagnetik kuat yang bisa membuat sebuah objek melayang. Apalagi wilayah Florida selatan masih dianggap sebagai bagian dari segitiga bermuda. David percaya bahwa Edward Leedskalnin menggunakan prinsip diamagnetik jaring bumi yang memampukannya mengangkat batu besar dengan menggunakan pusat massa. David juga merujuk pada buku catatan Edward yang ditemukan yang memang menunjukkan adanya skema-skema magnetik dan eksperimen listrik di dalamnya. Walaupun pernyataan David berbau sains, namun prinsip-prinsip esoterik masih terlihat jelas di dalamnya.

Penulis lain bernama Ray Stoner juga mendukung teori ini. Ia bahkan percaya kalau Edward memindahkan Coral Castle ke Homestead karena ia menyadari adanya kesalahan perhitungan matematika dalam penentuan lokasi Coral Castle. Jadi ia memindahkannya ke wilayah yang memiliki keuntungan dalam segi kekuatan magnetik.


Hingga kematiannya, Edward tidak pernah menceritakan rahasianya kepada orang lain. Jika ditanya, ia hanya menjawab,"
Sebenarnya tidaklah sulit jika kamu tahu caranya." Sepertinya ia memang sangat menjaga kerahasiaan pekerjaannya. Ia kebanyakan bekerja pada malam hari dimana tidak ada satu orang pun yang bisa melihatnya. Seringkali, walaupun tidak selalu, ketika ia merasa ada yang mengamatinya bekerja, ia akan segera menghentikan pekerjaannya.

Apakah Edward Leedskalnin memang telah menemukan rahasia masa purba ? Apakah ia menemukan kunci menaklukkan gravitasi ? Jawabannya, mungkin tidak.


Karena foto yang berhasil diambil pada waktu Edward mengerjakan Coral Castle menunjukkan bahwa ia menggunakan cara yang sama yang digunakan oleh para pekerja modern, yaitu menggunakan prinsip yang disebut block and tackle. Jika kalian melihat foto di bawah ini, kalian mungkin akan mengerti maksud Block and Tackle.



Memang, walaupun ia menggunakan metode yang umum, tidak dapat dipungkiri bahwa Edward memiliki kelebihan dibanding pekerja biasa. Ia memiliki pengetahuan mengenai keseimbangan dan gravitasi dengan baik.

Website resmi Coral Castle menulis "
Jika ada yang bertanya kepada Ed bagaimana caranya ia memindahkan batu-batu Coral itu, maka Ed akan menjawab bahwa ia mengerti hukum berat dan daya ungkit (leverage)."

Pada Desember 1951, Edward yang saat itu sudah berusia 64 tahun menaruh sebuah papan bertuliskan "Pergi ke rumah sakit" di gerbang Coral Castle. Setelah itu ia naik bus sendirian ke rumah sakit Jackson Memorial di Miami. Tiga hari kemudian, Edward meninggal karena penyakit kanker perut.


Ya, Edward Leedskalnin memang misterius.

Seringkali orang-orang menanyakan alasan mengapa ia mau menghabiskan hidupnya hanya untuk membangun monumen ini. Biasanya Ed hanya tersenyum dan menjawab "Sweet Sixteen", merujuk ke Agnes, tunangannya yang telah menghancurkan hatinya.

Jika kita melihat kepada Coral Castle, mungkin kita melihat kesempurnaan sebuah karya arsitektur atau mungkin kita hanya melihat kehebatan pekerjaan tangan seorang seniman. Tapi, jika saya melihat Coral Castle, saya melihat manifestasi dari kekuatan cinta, kekuatan yang sama yang telah menciptakan Taj Mahal dan enam ribu anak tangga di sebuah gunung di Cina. Dan kekuatan cinta yang dimiliki oleh Ed, tidak seperti yang kita kenal. Karena ketika kita memberi dan menerima, Ed hanya memberi dan memberi. Itulah yang membuatnya menjadi manusia yang luar biasa.

(
coralcastle.com, wikipedia, crystalinks.com)

Siapa yang Membangun Piramida??

Siapa yang Membangun Piramida?? - Great Pyramid adalah sebuah dari semua tujuh keajaiban kuno. Terletak di Cairo, Mesir, Piramida masih membuat heran ribuan ilmuwan dan tamu setiap tahun. Sampai sekarang  menimbulkan pertanyaan siapa yang membangun megaproyek ini.


Great Pyramid diyakini telah dibangun selama rentang 20 tahun. Dalam pemikiran logika Piramida begitu besar dan begitu sempurna untuk kita bandingkan saat ini. Megapa tidak setiap batu raksasa itu memiliki beban berkisar dari 1 sampai 20 ton, dan Great Pyramid terdiri dari lebih dari 100.000 batu. Tetapi orang Mesir tidak memiliki mesin, mesin, atau peralatan konstruksi. 

Jadi pertanyaan masih mengintai, siapa yang membangun Great Pyramid? 

Banyak teori yang menyatakan bahwa oran-orang Mesir membangun piramida ini, tetapi hal ini memiliki kelemahan dan keraguan.
Keraguan tersebut adalah.....




Bagaimana orang Mesir mengangkat batu 20 ton (ukuran 1 Buah Blok Batu) dan
ditempatkan dengan sempurna pada ketinggian Ratusan kaki (145,75 m, 481 feet).

Beberapa teori menyatakan mereka membangun jalan dengan batu sebagai media untuk 
pergi keatas Great Pyramid. Tetapi yang menjadi kelemahan dalam pemikiran ini adalah. Jika mereka membuat jalan dari batu sebagai jalan untuk membangun Great Pyramid keatas maka mereka memerlukan batu lebih.

Sehingga hal ini menimbulkan tunas pertanyaan baru

Bagaimana mereka memnidahkan batu-batu itu?

Banyak  ahli yang bersikeras mengatakan bahwa  batu-batu Piramida Mesir dipindahkan dengan pohon yang ditebang dan digunakan sebagai  roda-roda batu-batu raksasa batu 20 ton. 

Darimana Pekerja-Pekerja itu?

Jika butuh 10.000 pekerja per bulan selama rentang 20 tahun untuk membangun Piramida seperti yang para ahli nyatakan, tidak akan ada cukup banyak orang dalam radius 500 mil untuk membuat Great Pyramid. 

Maka disini timbul presepsi

Jaika batu seberat 20 ton dibawa dengan 5 pohon (ilustrasi), Pohon akan terlalu lelah dan canggung bahkan rusak untuk menyeretnya, sehingga pohon tersebut akan diganti disetiap batu yang dibawa. Dan pada kenyataannya ada lebih dari 100.000 batu-batu yang membentuk piramida, Maka dalam pembangunan ini memerlukan lebih dari setengah juta pohon.

Masalah dengan teori ini adalah kurangnya pohon-pohon di daerah itu. DI Mesir hanya tumbuh beberapa Pohon Tunggal contoh : Kurma. Dan mereka pasti tidak akan menebang pohon kurma mereka semua, untuk memusnakan salah satu makanan utama di MESIR! 

Sekarang Great Pyramid adalah yang terbesar dan tertinggi dari semua Pyramids yang pernah dibangun(Mesir). Sejak Mesir meninggalkan kita sebuah ringkasan tertulis terperinci dari setiap peristiwa di Mesir, Anda akan berpikir pembangunan Piramida terbesar akan dibahas. Tapi Bukankah. 
Piramida ini disebut beberapa kali dalam hieroglif terawal Mesir. menuliskan Great Pyramid berdiri Sebelum adanya penduduk Mesir. Hieroglif Kuno memiliki tulisan-tulisan hieroglif terperinci tentang pertanian, kelahiran, Firaun, ibadah, Berburu, Struktur Bangunan, dll, NAMUN anehnya tentang Great Pyramid tidak pernah disebutkan.

Sebenarnya tulisan kuno sering berbicara tentang makhluk dari langit, pembukaan langit dan lampu terang turun untuk mengajari mereka teknologi dan memberi mereka hikmat. Banyak gambar dan simbol-simbol menyerupai benda terbang aneh dan asing. 


Apakah Kebetulan yang luar biasa?

piramida terletak pada lintang 31 yang derajat utara dengan 31 derajat barat. Ini berarti bahwa piramida adalah pusat dari semua massa tanah seluruh planet. Bagaimana orang Mesir telah mampu menciptakan Piramida Besar di pusat Bumi ketika di tanah? Bagaimana orang Mesir Piramida Besar membuat sebuah persegi yang sempurna ?

Apakah Mungkin Alien ada dibalik pembangunan Great Pyramid
Atau
Ada Oknum Lainnya

The Bloop, Suara Misterius Dari Samudera Pasifik

Pada tahun 1997 musim panas, NOAA ( U.S. National Oceanic and Atmospheric Administration ) merekam suara misterius dari dalam laut ketika mereka tengah melakukan riset di Samudera Pasifik. Sumber suara masih belum diketahui sampai sekarang, karena memang suara ini belum pernah didengar sebelumnya. Karena kemisteriusannya, suara ini kemudian dikenal dengan nama "The Bloop".



Spectogram The Bloop

Equatorial Pacific Ocean Autonomous Hydrophone Array

The Bloop adalah sebuah nama yang diberikan untuk sebuah suara misterius yang dideteksi dari dalam laut. Suara yang termasuk dalam ultra-low frequency tersebut terdengar cukup keras ketika peralatan NOAA yang disebut Equatorial Pacific Ocean autonomous hydrophone array, sebuah alat khusus yang didesain untuk mendeteksi kapal selam milik Sovyet menangkap sebuah suara frekuensi rendah, namun terdengar cukup keras dari dalam laut.





Suara misterius tersebut terekam oleh NOAA di sebuah tempat di Samudera Pasifik Selatan, dan terekam berkali kali oleh Equatorial Pacific Ocean Autonomous Hydrophone Array. Menurut deskripsi NOAA, suara tersebut muncul berkali - kali dalam frekuensi tetap selama lebih dari satu menit. Suara tersebut menghasilkan amplitudo yang cukup untuk diterima beberapa sensor dalam jarak lebih dari 5000 km, sehingga suara misterius tersebut terdengar cukup jelas dalam EPOAHA.



Ilmuwan NOAA, Dr. Christopher Fox mengatakan jika ia tidak percaya bahwa suara tersebut berasal atau buatan manusia, seperti suara kapal selam atau bom, bahkan ia juga tidak percaya bahwa suara tersebut mungkin berasal dari fenomena alam.

Sementara itu, beberapa ilmuwan berpendapat jika profil suara tersebut sebenarnya cocok dengan frekuensi suara hewan yang hidup di samudera , namun meskipun cocok, tidak ada satu hewan pun yang dapat menghasilkan suara sekeras itu sehingga sumber suara tersebut masih menjadi misteri karena suara tersebut belum pernah didengar sebelumnya, terlebih sumber suara tersebut diperkirakan jauh dari NOAA, namun terdengar sangat keras dan jelas. Suara ini bukan suara misterius pertama yang pernah terekam oleh NOAA, namun ada beberapa lagi suara misterius yang belum dapat dijelaskan asal usulnya, yaitu Julia, Train, Slowdown, Whistle dan Upsweep.

Sampai sekarang belum ada penjelasan tentang rekaman suara misterius ini. Bagi para pembaca yang ingin mendengarkan rekaman suara ini, saya akan sertakan dua file berbeda. File pertama adalah file asli, sedangkan file kedua adalah rekaman yang sudah dipercepat hingga 16x sehingga bisa didengar.

File pertama, klik disini

File Kedua, klik disini

Sekian dulu postingan kali ini, maaf jika informasi yang ada didalam artikel ini sedikit karena memang tidak banyak informasi yang tersedia. Terima kasih

(wikipedia, noiseaddicts.com)