Selasa, 13 Januari 2015

Perjuangan Hidup

Perjuangan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dikisahkan, ada seekor anjing yang masih muda dan terkenal dengan keangkuhannya. Dia merasa dirinya gagah, berani, gesit, dan cepat dalam berlari serta pandai dalam memburu mangsa sasarannya.

Suatu siang yang terik, si anjing yang terbangun dari tidur nyenaknya memutuskan hari ini dia ingin berburu dan menyantap binatang kesukaannya yakni seekor kelinci putih yang masih muda. Hem…air liurnya segera menetes membayangkan nikmatnya daging hasil buruannya. Saat berlari-lari kecil untuk memulai hari perburuannya, tidak lama kemudian, dia melihat seekor tikus berlari melintas di depannya. Dengan iseng, dikejarnya si tikus, ditangkap dengan kuku kakinya yang tajam, tikus yang ketakutan dipermainkan dengan gembira dan setelah puas bermain, si tikus pun dilepas diiringi suara raungan si anjing untuk menakut-nakutinya.

Setelah melihat tikus yang lari ketakutan, ekor si anjing kembali melambai santai. Dia melanjutkan perjalannya sambil mewaspadai setiap gerakan di sekelilingnya, tekadnya kuat untuk mencari kelinci walaupun perutnya terasa makin melilit karena kelaparan. Setelah cukup lama waktu berlalu, akhirnya dia berhasil menemukan s
... baca selengkapnya di Perjuangan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 10 Januari 2015

Jatuh 7 Kali

Jatuh 7 Kali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Kriing… kriingg!!”
Duh… suara apa sih itu? Mengganggu saja! Tidak tau apa kalau aku sedang tidur?!
“Krriinngg… krriinngg… kkrriinnggg!!!”
Suara itu semakin lama semakin kencang. Akhirnya aku coba membuka mata. Ternyata asal suara itu dari jam bekerku. Pantas saja berbunyi. Jam sudah menunjukkan pukul 5 pagi. Sudah saatnya aku siap-siap berangkat sekolah!
Dengan semangat 45, aku pun bersiap-siap turun dari tempat tidurku. Tiba-tiba terdengar suara teriakan dari luar kamar dan membuatku kaget.
“Kak Nina, cepet bangun! Sudah jam 5 pagi nih!” teriaknya.
Ternyata suara teriakan yang menganggu itu, adalah suara adikku si Mona. Anak itu sering sekali berteriak menyuruhku bangun. Sebenarnya, aku tidak suka dibangunkan dengan cara seperti itu. Lagipula tidak perlu di beri tau pun, aku juga sudah tau kalau ini sudah pagi! Menyebalkan sekali! Membuat suasana pagi yang tenang ini menjadi panas aja!
Dengan kesal, aku pun kembali berteriak menjawab teriakkannya tadi.
“Iya, udah tau! Enggak perlu teriak, juga bisa kalee!” teriakku dari dalam kamar.
Tiba-tiba ketika aku bangun dari tempat tidur, mendadak tangan dan kakik
... baca selengkapnya di Jatuh 7 Kali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 07 Januari 2015

Lelaki Tua yang Merindukan Bintang

Lelaki Tua yang Merindukan Bintang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Ya, tapi entah kenapa untuk itu, Tuhan harus meminta tumbal!”
“Tumbal?”

—

Malam mengalun.
Lampu pijar menerang susah payah sebuah teras rumah sederhana. Pada sebuah amben reyot seorang lelaki tua dan perempuan tua duduk.

“Ceritakan padaku, apa yang kau lihat?” kata lelaki tua. Perempuan tua tua yang duduk di sampingnya memilin ujung baju abadinya, kebaya usang berwarna pudar.
“Tak ada,” kata perempuan tua. “Gelap saja.”
“Tak ada? Bulan tak ada? Bintang?” lelaki tua merasa tak yakin dengan jawaban yang ia dengar.
“Mestinya ada. Tapi mendung sekarang ini, langit gelap sekali.”
Lelaki tua terbatuk-batuk beberapa lama. Perempuan tua mengangsurkan padanya gelas berisi air teh pahit.

“Aku masih ingat,” lelaki tua kembali berkata-kata di antara sisa-sisa batuknya baru saja. “Dulu aku selalu melihat bintang sampai jauh malam. Bintang adalah makan malam. Tidak benar-benar mengusir rasa lapar, tapi bisa membuat aku melupakan rasa lapar.”
“Kau tadi mengunyah krowodan-mu. Kau tak sedang lapar lagi bukan?”
“Tidak, aku hanya bercerita saj
... baca selengkapnya di Lelaki Tua yang Merindukan Bintang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Gengsi itu Sama Dengan Miskin

Gengsi itu Sama Dengan Miskin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tiga hari telah kulewati dengan beban yang sangat berat jika aku ibaratkan bebanku ini seperti “menggendong sapi sekaligus dengan gerobak nya ” he he he he sedikit lebay, tapi semua ini memang benar-benar beban yang begitu berat bagi murid Madrasah Aliyah Negeri atau sederjat dengan SLTA yaitu menghadapi “ UN “ alias “ Ujian Nasional “ yang wajib diikuti semua murid dari pulau Sabang sampai Merauke dari pulau Mengias sampai pulau Rote.

Dag dig dug deg dug dig, wah pokok nya kebolak balik rasa panikku menhadapi ujian nasional ini, tinggal 1 hari lagi dari tanggal 20 Mei 2008, mau nggak mau, sakit nggak sakit aku harus mengahadapinya, doa dan permintaan maaf ku kepada semua orang yang aku kenal merupakan salah satu restuku untuk keberhasilanku menghadapi Ujian Nasional tahun ini.

Hari selasa,.. Kira kira waktu tinggal 2 jam lagi menuju Ujian Nasional akan segera di Ready… kan, ( sampai-sampai bahasanya campur aduk kayak tahu campur). aku tidak bisa berbuat apa-apa melainkan mengeluar
... baca selengkapnya di Gengsi itu Sama Dengan Miskin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 05 Januari 2015

Siapa Bilang Kerja Ikhlas Bukan Investasi?

Siapa Bilang Kerja Ikhlas Bukan Investasi? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Victor Asih

Belasan tahun yang lalu …

Seorang mahasiswa bertubuh kurus kering mendatangi sebuah warung makan yang terletak di dekat kampusnya, UNPAD di jl. Dipati Ukur. Kampus sebuah perguruan tinggi negeri favorit di Bandung. Ibu pemilik warung yang memang biasa melayani para mahasiswa tersebut menyambutnya dengan ramah.

”Silahkan Dik, mau makan nasi pakai lauk apa?” tanyanya. ”Kalau sebungkus nasi harganya berapa Bu?” si mahasiswa balik bertanya.

”Lima ratus rupiah, Dik. Lauknya mau apa saja? Silahkan pilih”, jawab si pemilik warung. ”Kalau sepotong daging rendang harganya berapa Bu?” tanya si mahasiswa lagi.

”Dua ribu saja”, jawab si pemilik warung. Si mahasiswa terlihat mengerenyitkan dahi dan berpikir. ”Kalau sayur lodeh jadi berapa Bu?” tanyanya lagi.

Begitu seterusnya si mahasiswa menanyakan satu persatu harga masakan yang ada di warung itu. Setiap kali diberitahu harganya, si mahasiswa terlihat terdiam sejenak dan terus menanyakan harga
... baca selengkapnya di Siapa Bilang Kerja Ikhlas Bukan Investasi? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 04 Januari 2015

Aku dan Organisasiku

Aku dan Organisasiku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Childist, konyol, gila dll, mungkin itu sebagian kecil sebutan buat aku yang tengah menginjak status mahasiswa di sebuah Universitas Negeri di Semarang. Meski sebutan itu kurang enak didengar atau justru malah menyakitkan hati, bagiku itu tanda perhatian dari temanku. Karena mereka tidak mungkin menge-Cap aku seperti itu kalau mereka belum mengenal dan dekat denganku.

Tapi setelah berjalan 2 semester, tanpa aku sadari kehidupanku mulai bergeser dan sedikit berubah. Yang awalnya aku cuek, dan pasif menjadi orang yang super sibuk. Kehidupan di rumah pun bisa dihitung jari. Aku lebih banyak menghabiskan waktuku untuk kegiatan yang luar biasa di dalam organisasi kampus. Awalnya sih iseng-iseng masuk, eh tidak menyangka kalau dari keisenganku itu membawa sebuah pelajaran yang mungkin tidak pernah aku pikirkan sebelumnya.

Dari banyak organisasi, banyak pula yang membuat aku tertarik untuk masuk dan berkecimpung di dalamnya. Disinilah takdir turun tangan untuk membantu aku menemukan pengalaman yang sesuai dengan karakterku dan tentunya cocok buat aku. Entah kenapa dari sekian banyak organisasi yang aku pilih, seperti Teater, Himpunan Mahasiswa, Karya Ilmiah, Radio dan Bakti Sosial, hanya dua yang selalu dapat aku ikuti kegiatannya yaitu Radio dan Bakti Sosial. Setiap organisasi yang lainnya mengadakan perkumpulan ataupun pengakraban anggota baru, selalu waktu yang tidak menakdirkan aku
... baca selengkapnya di Aku dan Organisasiku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 03 Januari 2015

Si Gadis Kecil

Si Gadis Kecil Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Puluhan burung-burung kecil terbang di bawah langit biru yang indah dengan kicauan merdu mereka. Seorang gadis kecil seperti malaikat tesenyum dengan pakaian putih yang amat kusam, rambut panjang yang lurus dan kulit yang berwarna kuning langsat. Ia telah diabaikan kedua orang tuanya satu tahun yang lalu ketika ia masih berumur sembilan tahun. Gadis itu kini sendiri hanya puluhan burung yang telah menemaninya.

Di belakang gedung Taman kanak-kanak itulah gadis kecil tidur, makan dan bermain bersama burung-burung kecil. Tak mudah baginya mencari makan, ia terkadang meminta-minta dan membantu mencuci piring di pedagang-pedangang yang berada di pinggir jalan. Terkadang juga sehari ia hanya memakan satu bungkus nasi dari upah kerjanya mencuci piring. Namun, ia tetap bisa tersenyum dan bersemangat dengan hidupnya. Ia juga selalu membagi makanannya kepada burung-burung itu, tak heran kalau mereka selalu mendekati gadis kecil ini.

Terdengar bel dari Taman kanak-kanak yang menandakan waktunya pulang. Gadis itu muncul dan mengintip anak-anak yang berlari dan memeluk ibu mereka masing-masing. Burung-burung pun juga menyapa mereka dan sering sekali satu anak laki-laki memberi sekantung ke
... baca selengkapnya di Si Gadis Kecil Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1